Profile

So lemme introduce a bit about myself here, I'm Intan Rizky Yuliani, just Intan for short
I love my girlies, we laugh, we cries, we doing fun stuff
And yes, i have a boyf, but i'm in love in "someone" in my college HAAHHA ssshhh :P


Affiliates
Kikih Maya Nining Okty Vira Sally
Misc


Penjualan makanan berbuka di Benhil
Selasa, 06 April 2010 / 19.23

Pasar Benhil (Bendungan Hilir) yang terletak di kawasan Jakarta Pusat ini menyediakan berbagai macam kebutuhan masyarakat dan juga terkenal sebagai surga makanan. Banyaknya makanan yang ditawarkan di pasar ini apalagi di bulan puasa seperti sekarang ini membuat masyarakat Jakarta gencar mengunjungi pasar ini.

Suasana pasar yang padat dan ramai, menjadi semakin ramai menjelang waktu berbuka puasa. Di bulan Ramadhan ini pasar Benhil menggelar stand-stand jajanan untuk berbuka di sebuah tenda besar di sepanjang jalan. Makanan yang dijajakan pun bervariasi dan masing-masing ramai dikerumuni oleh pengunjung.

Salah satu stand yang ramai dan menarik perhatian adalah Kedai Betawi Ibu Edha. Kedai yang sudah berdiri selama 4 tahun ini turut meramaikan jajanan untuk berbuka di Pasar Benhil. Stand yang mulai berjualan dari pukul 14.00-19.00 menawarkan berbagai macam jajanan khas Betawi seperti risol, pastel, sosis solo, bakwan, lemper, asinan, pacar cina, kolak, biji salak, arem-arem, dan asinan. Makanan-makanan ini dibuat sendiri dengan bantuan lima orang karyawannya dengan harga berkisar mulai dari Rp.1.500,- sampai Rp 7.000,-

Alasan dari ibu tiga orang anak yang berasal dari Betawi dan suaminya yang berasal dari Sumatra menjajakan dagangannya di Pasar Benhil adalah karena mereka sebelumnya bermukim di daerah Benhil. Menurut pengakuan suaminya yang juga bekerja di PEMDA, asinan merupakan makanan favorit yang paling banyak dibeli oleh pengunjung yang mayoritas adalah karyawan.

Dengan keuntungan bersih Rp. 1000.000,- per hari, termasuk biaya sewa tempat Rp. 1.250.000,- per bulan yang dibayarkan ke PD Pasar Jaya sudah cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Ibu Edha. Maka apabila masih terdapat dagangan yang tidak habis terjual, akan dibagikan kepada umat Muslim yang telah selesai menjalankan ibadah sholat tarawih. Selain di bulan puasa seperti ini, usaha yang dijalankan Ibu Edha tetap berjalan di lingkungan perumahan Regency Ciledug tempat keluarga Ibu Edha bermukim.

Label:


(c) kikih 2009